KUMPULKAN BUKTI AKUN PEMERASAN ONLINE : WARTAWAN SUMUT SIAP LAPOR DAN USUT KASUS PEMERASAN ONLINE

suarapelangi.com – Medan, maraknya kejahatan melalui penggunaan social media yang beragam saat ini, sangat meresahkan masyarakat. Baik modus penipuan dan pemerasan melalui telfon seluler, Whatsapp, Facebook, Instagram, Video Call dan lain-lain, seperti yang dialami salah satu anggota DPRD Sambas yang di peras oknum yang tiding bertanggung jawab dengan modus Video Call Sex.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPD PWRI Sumatera Utara Dr. Masdar Limbong, MPd mengevaluasi dan meminta report dari Satgas Investigasi Kejahatan Media Online yang dibentuknya bersamaan Tim Investigasi Penyelewengan Bantuan Covid -19 yang dibentuk pada Tanggal 08 Februari 2021 di Kantor Redaksi Media Warta Indonesia.

Joko Imawan selaku Koordinator Tim Investigasi Kejahatan Pemerasan Media Online yang dibentuk oleh PWRI Sumut melaporkan kepada Dr. Masdar Limbong bahwa beliau sudah mengantongi beberapa akun pelaku pemerasan dengan Modus Video Call Sex.

“Dari hasil investigasi sepekan terakhir, saya bersama tim terjun langsung mengumpulkan bukti-bukti pemerasan modus VCS sangat meresahkan masyarakat, sampai saat ini sudah kita dapatkan 2 akun yang yang menjadi pelaku, keduanya akun facebook dengan profil wanita cantik.

“Modus awalnya mereka mengirim pesan ke messenger untuk minta nomor Whatsapp, kemudian merayu korbanya untuk Video call, dan setelah diangkat ternyata mereka menampilkan video wanita telanjang dengan berbuat tidak senonoh dan mengajak korbanya untuk melakukan tindakan yang sama dengan oknum wanita tersebut, dan para pelaku sudah menyiapkan screen saver, sehingga video tubuh dan wajah korban terkam secara otomatis, kemudian setelah itu mereka mengancam korban akan menyebarkan video tersebut ke keluarga dan temen-temen korban jika tidak dikirim sejumlah uang.

 

Selanjutnya temuan kami ini kami laporkan ke Ketua DPD PWRI Sumut untuk ditindak lanjuti ” ujar joko.

Dr. Masdar Limbong, selaku ketua DPD PWRI Sumatera Utara menyatakan dalam rapat redaksi akan menindaklanjuti laporan kasus ini dan menginstruksikan kepada seluruh wartawan investigasi untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *