KETUA PWRI : METERAN PLN JANGAN BERADA DALAM RUMAH, PLN HARUS LAKUKAN PENERTIBAN

suarapelangi.com-Tanjungbalai. Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Tanjungbalai Sumatera Utara Yusman mengatakan meteran PLN seharusnya tidak berada atau terpasang didalam rumah tapi harus diluar, pintaan yusman beralasan sebab rentan terjadi penyimpangan ataupun pencurian arus listrik. Hal itu dikatakan Yusman kepada awak media Senin (15/3/2021)

Dikatakannya masyarakat diuntungkan dengan meteran PLN prabayar (Token) sehingga banyak yang mengganti meteran lama secara manual dengan meteran terbaru prabayar atau Token dengan sistim isi ulang. Akan tetapi letak atau penempatan meteran tersebut tidak dikontrol sehingga meteran prabayar tersebut dipasang didalan rumah, tidak diluar.

Meteran prabayar tidak lagi membutuhkan petugas PLN mengecek pemakaian listrik hanya meteran lama manual yang berada /terpasang diluar sehingga petugas PLN mudah melakukan pengecekan meteran.

Meteran prabayar (Token) yang berada didalam rumah disinyalir sangat rentan terjadi penyimpangan atau pencurian arus listrik yang beresiko terjadi kebakaran. Selain resikonya tinggi, Negara pun mengalami kerugian ungkap Yusman

Hasil investigasi PWRI, disepanjang jalan Sudirman, jalan Cokroaminoto dan jalan T.Umar pada umumnya meteran pra bayar, kalaupun ada meteran lama hanya sedikit. Disepanjang jalan itu bangunan rumah bertingkat berpagar kerangkeng besi, disetiap rumah terpasang sedikitnya tiga AC dan bahkan lebih ujarnya

Lebih lanjut dikatakannya dirinya bersama pengurus PWRI pernah konfirmasi dengan manager PLN Ranting Tanjungbalai beberapa waktu lalu mengenai hal meteran prabayar (Token) yang berada didalam rumah dan rentan terjadi penyimpangan atau pencurian arus listrik. Ketika itu manager PLN Alfian sangat mendukung dan berjanji akan melaksanakan penertiban demgan door to door ungkap Yusman (Tpk/ Ysn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *