KETUA DEKRANASDA TANJUNGBALAI HADIRI RAKER DEKRANASDA SUMUT TAHUN 2021

suarapelangi.com – Tanjungbalai. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungbalai Sumatera Utara, Ny Hj Sri Silvisa Novita M Syahrial hadiri Rapat Kerja (Raker) Dekranasda Sumut tahun 2021 yang diselenggarakan di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, dibuka langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Ketua Dekranasda Sumut Ny. Hj Nawal Lubis Edy Rahmayadi dan di hadiri Ketua Dekranasda Kab/Kota se Sumut Kamis, (8/4/2021).

Hal itu dikatakan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tanjungbalai Darwansyah kepada awak media diruang kerjanya Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyampaikan untuk meningkatkan produktivitas para perajin di Sumatera Utara (Sumut), para Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten/Kota diharapkan aktif menjalin kerja sama dengan pola kemitraan, seperti menjalin kemitraan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di daerah dan lainnya.

“Kumpulin ibu-ibu camat dan kepala desa, hingga BUMD yang ada, bicarakan apa yang ingin kalian buat, dan sering-sering lakukan pelatihan untuk perajin,” Perajinujar bisa sejahtera bila hasil karyanya banyak diminati dan dibeli orang. Karena itu, agar banyak orang yang datang ke daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota juga harus terus berbenah dan mempercantik daerahnya, agar banyak wisatawan yang datang.

“Banyak hasil kerajinan di daerah, banyak perajin yang handal, namun kalau daerahnya tidak buat wisatawan nyaman, maka tak akan ada pelancong yang datang untuk membeli hasil kerajinan yang telah dihasilkan para perajin,” kata Edy Rahmayadi.

Kabag Humas mengatakan bahwa Gubsu juga mengharapkan, para peserta dapat menjadikan Raker tersebut sebagai momen untuk saling evaluasi dan meningkatkan sinergi antarkabupaten/kota, sehingga memberikan dampak yang berarti bagi para perajin binaannya di masing-masing daerah.
[ ] “Saya ingin kegiatan ini jadi evaluasi untuk kita semua. Saya yakin dengan kita bergandengan tangan, 33 kabupaten/kota di Sumut. Kita pasti bisa lekas bangkit dari pandemi Covid-19, selama kita bisa saling mengerti dan bersinergi,” Gubsu juga menyerahkan batuan kepada masing-masing Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang berhadir, yang nantinya bantuan tersebut akan diberikan kepada perajin binaannya.

Sebelumnya, Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis mengatakan bahwa pelaksanaan Raker tersebut bertujuan untuk menyingkronisasikan program kegiatan kerja, serta rencana aksi Program Kerja Dekranas Pusat, Dekranasda Provinsi Sumut dan Dekranasda Kabupaten/Kota.

Rakerda ini menjadi pedoman bagi organisasi Dekranasda di Kabupaten/Kota se-Sumut, dengan sinkronisasi yang baik antara pusat dan daerah, diharapkan dapat mengantisipasi persaingan pasar global yang semakin ketat ujar Nawal didampingi Wakil Ketua Dekranasda Sumut Sri Ayu Mihari.

Raker Dekranasda Sumut tahun ini, kata Nawal, mengusung tema “Kriya Sumut Mendunia, Perajin Sejahtera, Sumut Bermartabat”, diharapkan dapat mendorong para perajin untuk melakukan inovasi digital, antara dalam hal pemasaran dengan memanfaatkan platform E-Smart dan Market Place yang ada.

Peran Dekranasda sangat penting dalam membantu pemerintah untuk membina perajin, guna menghasilkan produk kerajinan berdaya saing tinggi dan mampu menembus pasar dunia, dengan memanfaatkan teknologi digital.

Ketua Dekranasda Sumut Nawal mengajak pada seluruh peserta untuk mendukung program pemerintah yaitu gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia. “Kampanye ini perlu terus digalakkan untuk menciptakan kesadaran, kecintaan dan kebanggaan, hingga akhirnya kita pun bangga menggunakan produk Indonesia,” ujarnya.

Darwan mengatakan usai mengikuti Raker tersebut, Ketua Dekranasda Tanjungbalai Ny Hj Sri Silvisa Novita M Syahrial menyampaikan siap menjalin kerja sama dengan pola kemitraan dengan berbagai pihak seperti menjalin kemitraan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Tanjugbalai

Menyatukan satu persepsi dan komitmen dalam pengembangan potensi daerah melalui sinergitas dan kolaborasi dengan Dekranasda Propinsi dan diselaraskan dengan Dekranas Pusat sehingga kita di daerah memiliki niat dan inovasi yang sama ditengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap daerah harus mampu membuat program dan inovasi dibidang kerajinan daerah yang menjadi penopang sektor ekonomi dasar dan unggulan dengan memanfaatkan teknologi digital, setiap sektor ekonomi tidak terlepas dari digitalisasi ujarnya. (Ysn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *