December 6, 2022
Jl. Garu III No. 51, Kota Medan
Berita Kriminal Lokal Pemuda

Diskusi Anak Belawan Di JVS Studio Coffe, Pelaku Tawuran Adalah Sekumpulan Para Teroris

Diskusi Anak Belawan Di JVS Studio Coffe, Pelaku Tawuran Adalah Sekumpulan Para Teroris

Belawan-Suarapelangi.com | Tawuran antar kelompok remaja saat ini masih menjadi isu hangat yang terus dibahas dalam setiap diskusi kelompok masyarakat di Kecamatan Medan Belawan.

Bagi masyarakat kota pelabuhan ini, salah satu bentuk tindak kenakalan remaja tersebut bagai momok yang sudah mengarah kepada aksi teror dalam kehidupan sehari hari.

Seperti yang tampak pada malam tadi (Jum’at 23/09/2022) di JVS Studio Coffe dalam obrolan santai anak-anak Belawan disimpang jalan Riau, kelurahan Belawan II. Agus Mulyadi bersama Syafizal dan Herwinsyah, dihadiri juga Aulia Rachmad Lubis termasuk wartawan sendiri Ary Wahyudi Nasution kembali membahas topik permasalahan yg tak kunjung usai ditengah-tengah kehidupan masyarakat Belawan ini.

Menurut anak-anak muda Belawan ini permasalahan tawuran dan kenakalan remaja yang terjadi di kecamatan yang memiliki 143 lingkungan ini sudah menjurus ke arah aksi teror yang mana para pelaku tawuran ini diduga sengaja menciptakan rasa takut di tengah-tengah masyarakat, ini dikarenakan memang tak ada motif jelas saat dilakukan investigasi kepada para pelaku yg sempat diamankan oleh petugas.

“Kalau kubilang ini udah jadi aksi teror buat warga Belawan, hampir tiap malam warga diserang rasa ketakutan akibat rumahnya sering jadi sasaran pelemparan termasuk rumah saya,” ucap Agus Mulyadi geram. Senada dengan Agus, Herwinsyah sekretaris kecamatan disalah satu parpol ini berpendapat sama, “Karena ini sudah menjurus ke aksi teror maka penanganannya harus oleh detasemen khusus anti teror,” katanya.

Begitupun wartawan Ary Wahyudi Nasution, hujan deras malam itu tak dapat membungkam bibir untuk berkata, sebagai warga Belawan Yudi tidak menampik anggapan bahwa aksi tawuran antar kelompok remaja di Belawan digolongkan sebagai aksi teror, “Karena aksi oknum remaja ini dianggap sebuah teror maka tidak berlebihan bila masyarakat menyebut mereka sebagai teroris,”

Diakhir diskusi para pemuda Belawan yg berkumpul sambil menikmati kopi V-60 racikan bang Iwan yg juga menantu dari almarhum ustad Mail yg baru saja dipanggil oleh Allah swt ini mengambil kesimpulan bahwa masalah tawuran ini menjadi berlarut larut dikarenakan kurang tegasnya aparat kepolisian dalam mengambil tindakan. (AwY)

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image
Choose Video