December 6, 2022
Jl. Garu III No. 51, Kota Medan
Bisnis Lokal

Pohon Tumbang Menutupi Jalan Lagan-Pagidar,BPBD Kab.Pakpak Bharat Turun Tangan

Suarapelangi.com,Pakpak Bharat
Sebuah pohon besar tumbang dan menutup badan jalan penghubung Kota Salak menuju Kecamatan Pagindar tepatnya didaerah Karembaken menuju Tanjung Suari (31-10-2022) malam. Pohon tumbang yang cukup besar ini melintang di badan jalan, mengakibatkan terputusnya akses jalan menuju Kecamatan paling jauh di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat ini.

Terkait hal ini Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Pakpak Bharat Augusman Padang, ST,M.Si langsung mengkoordinir jajarannya untuk segera membersihkan badan jalan dimaksud, memotong serta memindahkan batang pohon yang menghalangi jalan.

Ia, tadi kita dapat laporan dan saat ini tim kita sedang bekerja di lapangan, kita berharap akses jalan ini dapat segera terbuka kembali ungkap Augusman Padang di Salak.

Pantauan di lapangan Tim BPBD Pakpak Bharat berjibaku bersama warga sekitar membersihkan badan jalan, memotong batang pohon besar menggunakan mesin chainsaw.

“Kejadiannya sekitar Senin malam kemarin, kami kebetulan melintas disini, dan terpaksa memutar arah, karena di lokasi kejadian sinyal tidak ada, kami melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD dan langsung ditanggapi dengan menurunkan personil BPBD untuk melakukan penanganan” ungkap Augusman Padang.

Hampir tiga jam Tim BPBD Pakpak Bharat bekerja ekstra keras, menyingkirkan batang pohon yang cukup besar ini. Pukul 10.00 WIB jalan kembali normal dan warga masyarakat bisa melintas kembali dengan aman baik menuju Kota Salak dan sebaliknya.

Jalan lagan-Pagindar yang membentang di tengah pegunungan dan hutan lebat ini memang banyak ditumbuhi pohon-pohon besar di kiri dan kanannya. Keberadaan pohon-pohon besar ini menambah keaslian daerah ini. Namun adakalanya usia pohon yang sudah mencapai ratusan tahun dan mulai rapuh dimakan usia.

Jalur ini dibuka dan telah aktif selama beberapa tahun terakhir, menjadi satu-satunya jalan tumpuan masyarakat Kecamatan Pagindar guna memotong jarak waktu tempuh menuju Kota Salak dimana sebelumnya mereka harus memutar melalui wilayah Aceh dengan menempuh jarak dan waktu yang sangat panjang
(M.Berutu)

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image
Choose Video